thumb

GAMBARAN UMUM KABUPATEN LUWU TIMUR DITINJAU DARI KEADAAN GEOGRAFIS, EKONOMI, SOSIAL BUDAYA, AGAMA, PEMERINTAHAN PEMBANGUNAN MANUSIA

7 bulan yang lalu by Author

GAMBARAN UMUM KABUPATEN LUWU TIMUR

A. KEADAAN GEOGRAFIS

Secara Geografis, Kabupaten Luwu Timur Berada Di Sebelah Selatan Garis Khatulistiwa, Tepatnya Terletak Di Antara 2°03’00” - 3°03’25” Lintang Selatan Dan 119°28’56” - 121°47’27” Bujur Timur.

Kabupaten Luwu Timur Merupakan Kabupaten Paling Timur Di Propinsi Sulawesi Selatan Dengan Batas Sebelah Utara Dan Sebelah Timur Adalah Propinsi Sulawesi Tengah.

Batas Sebelah Selatan Adalah Propinsi Sulawesi Tenggara Dan Teluk Bone. Sementara Itu, Batas Sebelah Barat Kabupaten Luwu Utara Provinsi Sulawesi Selatan.

Kabupaten Luwu Timur Yang Ibu Kotanya Adalah Malili, Mempunyai Luas Wilayah 6.944,88 Km2 Atau Meliputi Sekitar 11,14 Persen Dari Luas Wilayah Propinsi Sulawesi Secara Administrasi Selatan.

Kabupaten Luwu Timur Dibagi Menjadi 11 Kecamatan Yaitu Kecamatan Mangkutana, Nuha, Towuti, Malili, 7 Dan Anak Angkona, Wotu, Burau, Tomoni, Tomoni Timur, Kalaena Dan Wasuponda.

Kecamatan Towuti Merupakan Kecamatan Yang Memiliki Wilayah Terluas Mencapai 1.820,48 Km2 Atau Sekitar 26,21 Persen Dari Luas Wilayah Kabupaten Luwu Timur.

Terdapat 13 Sungai Yang Mengalir Di Wilayah Kabupaten Luwu Timur. Sungai Terpanjang Adalah Sungai Kalaena Dengan Panjang 85 Km.

Sungai Tersebut Melintas Di Kecamatan Mangkutana, Sedangkan Sungai Terpendek Adalah Sungai Bambalu Dengan Panjang 15 Km. Selain Itu, Di Kabupaten Luwu Timur Juga Terdapat 5 Danau.

Kelima Danau Tersebut Adalah Danau Matano Yang Berada Di Kecamatan Nuha, Sedangkan Danau Mahalona, Danau Towuti, Danau Taparang Masapi, Dan Danau Lontoa Berada Di Kecamatan Towuti. 

Danau Yang Terdalam Adalah Danau Matano (589 M) Dan Danau Yang Terluas Adalah Danau Towuti (585 Km2).

B. EKONOMI

Pertumbuhan Ekonomi Merupakan Suatu Indikator Untuk Mengukur Tingkat Pertumbuhan Keluaran Dalam Suatu Perekonomian.

Selain Itu, Indikator Ini Memberi Indikasi Tentang Sejauh Mana Aktivitas Perekonomian Selama Periode Tertentu Telah Menghasilkan Tambaha Pendapatan Bagi Masyarakat.

Indikasi Tersebut Tersira Dalam Pertumbuhan Keluaran, Karena Pada Dasarnya Ativitas Ekonomi Adalah Suatu Proses Penggunaan Faktor - Faktor Produksi Untuk Menghasilkan Suatu Aliran Balas Jasa Terhadap Faktor Produksi Yang Dikuasai Masyarakat. 

Dengan Adanya Pertumbuhan Ekonomi, Diharapkan Pendapatan Masyarakat Yang Menguasai Fakto-faktor Produksi Juga Akan Meningkat.

Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Luwu Timur Dalam Kurun Waktu 2022- 2023 Menunjukkan Pertumbuhan Ekonomi Ditunjang Oleh 3 (tiga) Sektor Utama Yang Memiliki Kontribusi Terbesar Yaitu Sektor Pertambangan, Sektor Pertanian,Kehutanan Dan Perikanan Serta Sektor Perdagangan.

C. SOSIAL BUDAYA

Masyarakat Kabupaten Luwu Timur Memiliki Sistem Kekerabatan Dan Pelapisan Sosial Seperti Yang Terdapat Dimasyarakat Bugis Lainnya Diyang Dihuni Oleh Orang-orang Bugis Di Sulawesi Selatan.

Orang Luwu Timur Dalam Sistem Kekerabatan Mereka Mengikuti Pola Hubungan Kekeluargaan Yang Bersifat Bilateral Atau Parental Yaitu Semua Pihak Dalam Keluarga, Baik Kerabat Istri Maupun Kerabat Suami Mempunyai Hak Yang Sama Dalam Penyelenggaraan Bahtera Rumah Tangga.

Hal Ini Berarti Pula Baik Istri Maupun Suami Mempunyai Hak Yang Sama Atas Rumah Tangga Mereka. Demikian Pula Dalam Kehidupan Sehari-hari Masyarakat Kabupaten Luwu Timur Banyak Dipengaruhi Oleh Agama, Adat Istiadat Dan Kebiasaan Yang Telah Dilakukan Secara Turun Temurun.

Disamping Itu Nilai-nilai Kebersamaan Masih Sangat Kental, Nilai-nilai Kegotong-royongan Masih Terlihat Ditengah Masyarakat, Serta Perayaan Hari-hari Besar Keagamaaan, Mereka Dengan Penuh Kesadaran Dan Kerelaan Saling Bantu-membantu.

D. AGAMA

Dalam Kehidupan Beragama Masyarakat Luwu Timur Dikenal Sangat Religius Dan Hal Tersebut Sejalan Dengan Visi Pembangunan Kabupaten Luwu Timur Yaitu “Luwu Timur Yang Berkelanjutan Dan Lebih Maju Berdasarkan Nilai Agama Dan Budaya“.

Mayoritas Penduduk Luwu Timur Menganut Agama Islam, Kemudian Hindu Dan Kristen Protestan. Dibawah Ini Dapat Dilihat Jumlah Pemeluk Agama Berdasarkan Banyaknya Kecamatan Dan Agama.

Penduduk Menurut Untuk Kabupaten Luwu Timur, Jumlah Tertinggi Agama Yang Dianut Adalah Agama Islam (238.090 Jiwa), Disusul Kemudian Pemeluk Agama Kristen (46.561 Jiwa), Hindu (16.910 Jiwa) Dan Katholik (6.960 Jiwa).

Sedangkan Agama Budha Dan Aliran Kepercayaan Lainnya Merupakan Minoritas Dari Keseluruhan Agama/kepercayaan Yang Ada.

Dengan Diketahuinya Yang Menganut Jumlah Penduduk Agama Tertentu, Maka Pemerintah Akan Lebih Mudah Dalam Hal Perencanan Penyediaan Sarana Dan Prasarana Peribadatan Serta Perencanaan Program Kegiatan Yang Berkaitan Dengan Kerukunan Antar Umat Beragama.

E. PEMERINTAHAN

Kabupaten Luwu Timur Yang Dikenal Dengan Sebutan “Bumi Batara Guru“ Memiliki Wilayah Administrasi Yang Terbagi Dalam 11 Kecamatan, Yang Terbagi Dalam 124 Desa Dan 3 Kelurahan, Sebagaimana Tabel Dibawah Ini.

Dari 11 Kecamatan Di Kabupaten Luwu Timur, Kecamatan Burau, Kecamatan Towuti Yang Memiliki Desa Terbanyak Yaitu 18 Disusul Kecamatan Wotu, Malili Mempunyai Jumlah Desa 16 Dan 14 Dan Kecamatan Yang Paling Sedikit Jumlah Desanya Adalah Kecamatan Nuha Dan Wasuponda Serta 3 Kelurahan Masing – Masing Kecamatan Tomoni, Malili Dan Nuha.

F. PEMBANGUNAN MANUSIA

1. Indeks Pembangunan Manusia (IPM)

IPM Menjelaskan Bagaimana Penduduk Dapat Mengakses Hasil Pembangunan Dalam Memperoleh Pendapatan, Kesehatan, Pendidikan, Dan Sebagainya. Makin Tinggi Nilai IPM Suatu Daerah, Maka Makin Tinggi Pula Tingkat Kinerja Pembangunan Yang Dicapai Wilayah Tersebut.

Namun Demikian, Untuk Menilai Keberhasilan Pembangunan Manusia Di Suatu Daerah Tidak Mutlak Dilihat Dari Urutan Posisi (ranking), Akan Tetapi Dapat Juga Dilihat Berdasarkan Besaran Nilai Reduksi Shortfall.

Berdasarkan Ukuran Itu Terlihat Seberapa Besar Akselerasi Capaian Pembangunan Manusia Dalam Satu Tahun.Perkembangan IPM Kabupaten Luwu Timur Pada Tahun 2021 -2023 Mengalami Peningkatan.

2. Indeks Pembangunan Gender (IPG)

Indeks Pembangunan Gender (IPG) Merupakan Salah Satu Ukuran Tingkat Keberhasilan Capaian Pembangunan Yang Sudah Mengakomodasi Persoalan Gender.

IPG Adalah Ukuran Pembangunan Manusia Berbasis Gender Dilihat Dari Tiga Dimensi Capaian Dasar Manusia Yaitu Dimensi Umur Panjang Dan Hidup Sehat, Pengetahuan, Dan Standar Hidup Layak.

Indeks Pembangunan Gender Di Kabupaten Luwu Timur Mengalami Tren Peningkatan Dari Tahun Ke Tahun.

Berdasarkan Sebaran Capaian IPG Dari 24 Kabupaten/kota Tahun 2023 Kabupaten Luwu Timur Masih Tergolong Rendah Yaitu Pada Peringkat Ke 18 Dari Seluruh Kab/ Kota.

Kabupaten Sinjai Memiliki IPG Memiliki Capian IPG Tertinggi Yaitu 98.21, Dan Kabupaten Takalar Memiliki Nilai IPG Terendah Yaitu 87,8. Maknanya, Kabupaten Luwu Timur Masih Perlu Didorong Dalam Peningkatan Akses Dan Partisipasi Perempuan Di Sektor Politik, Publik, Dan Ekonomi.

3. Indeks Pemberdayaan Gender (IDG)

Indeks Pemberdayaan Gender (IDG) Menunjukkan Apakah Wanita Dapat Secara Aktif Berperan Serta Dalam Kehidupan Ekonomi Dan Politik.

IDG Menitikberatkan Pada Partisipasi, Dengan Cara Mengukur Ketimpangan Gender Di Bidang Ekonomi, Partisipasi Politik, Dan Pengambilan Keputusan.

Metode Penghitungan IDG Masih Mengacu Pada Metodologi Lama Sampai Indeks Ketidaksetaraan Gender (IKG) Bisa Dihitung, Meliputi Dimensi Keterwakilan Di Parlemen, Pengambilan Keputusan, Dan Distribusi Pendapatan.

Indikator Pengukurannya Adalah 1) Proporsi Keterwakilan Laki Laki Dan Perempuan Di Parlemen, 2) Proporsi Laki-laki Dan Perempuan Sebagai Manajer, Staf Administrasi, Pekerja Profesional Dan Teknisi, Serta 3) Upah Buruh Laki-laki Dan Perempuan Di Sektor Non Pertanian.

Capaian Indeks Pemberdayaan Gender Di Kabupaten Luwu Timur Selama Kurun Waktu 2019 - 2023 Mengalami Peningkatan Setiap Tahunnya Dan Mengalami Penurunan Di Tahun 2023.

Semakin Kecil Jarak Antara Laki-laki Dan Perempuan Di Seluruh Komponen Pembentuk IDG, Maka IDG Nya Akan Meningkat.

Sedangkan Untuk Kabupaten Luwu Timur, Ada 1 Komponen Penyusun Yaitu Keterwakilan Perempuan Di Parlemen Yang Nilainya Tetap Dan Ada 2 Komponen Lainnya Meningkat.

Artinya, Perempuan Dan Laki-laki Jadi Jaraknya Makin Melebar. Oleh Karena Itu, IDG Nya Menjadi Turun.

logo
SENTUH HATI Kabupaten Luwu Timur
Aplikasi Sentuh Hati Luwu Timur berbasis mobile dapat memudahkan masyarakat dalam melihat informasi gender dan data anak pada Kabupaten Luwu Timur.
logo logo

© SISTEM INFORMASI GENDER DAN ANAK (SIGA)